
AUDUSD bertahan di level rendah sekitar 0,6335, dekat dengan level terendah tahun ini yang tercatat pekan lalu, setelah Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan suku bunga acuannya sesuai perkiraan. Pernyataan Suku Bunga RBA tampak sedikit dovish sehingga memberi ruang bagi para penjual Aussie untuk tetap mengendalikan pasar, terutama di tengah penguatan USD secara luas. Selain itu, sinyal bearish MACD dan RSI yang belum memasuki area oversold juga menjaga optimisme para penjual pasangan ini. Dengan demikian, pasangan ini kemungkinan akan menguji kembali garis support menurun yang terbentuk sejak tujuh bulan lalu di sekitar 0,6310, disusul level bulat 0,6300. Setelah itu, level terendah November 2022 di sekitar 0,6270 dapat menjadi pertahanan terakhir bagi pembeli sebelum pasangan ini mengarah ke level terendah tahun sebelumnya, dekat 0,6170.
Sementara itu, rebound korektif dapat mengarah ke level retracement Fibonacci 78,6% dari kenaikan Oktober 2022 hingga Februari 2023, di sekitar 0,6380 saat berita ini ditulis. Setelah itu, pembeli AUDUSD dapat mengincar level SMA 50 hari di sekitar 0,6470. Jika bull Aussie berhasil mempertahankan kendali di atas 0,6470, garis resistance menurun yang terbentuk selama lima minggu di dekat 0,6505 akan menjadi hambatan terakhir bagi kenaikan menuju level terendah Juni di sekitar 0,6600. Perlu dicatat, kenaikan pasangan Aussie yang berhasil menembus 0,6600 dapat membalikkan tren turun yang telah berlangsung selama 2,5 bulan, dengan target puncak Juli di sekitar 0,6900.
Secara keseluruhan, AUDUSD masih berada dalam tren bearish, meskipun garis resistance menurun yang terbentuk selama beberapa bulan terakhir menjadi tantangan bagi para penjual.