
Trading di pasar Forex dapat disesuaikan dengan hampir semua kondisi. Trader biasanya memilih gaya trading yang berbeda untuk kondisi berdasarkan rentang waktu yang berbeda, sesuai preferensi masing-masing.
Gaya trading berdasarkan rentang waktu yang dapat dimasukkan ke dalam rencana trading aktif mencakup scalping, scalp swings, intraday, swing trading Forex, dan swing trading pada time frame yang lebih tinggi.
Apa arti semua istilah itu? Mari kita bahas satu per satu. Scalper adalah trader momentum jangka pendek yang berupaya meraih sekitar 5 hingga 10 pip dari setiap transaksi, berulang kali sepanjang hari.
Strategi scalping berguna untuk mengembangkan akun trading yang lebih kecil. Scalp swings™ adalah istilah saya untuk trading yang berada di antara scalping dan intraday.
Scalp swings biasanya menargetkan profit 12 hingga 30 pip. Strategi ini membutuhkan momentum dan biasanya dilakukan pada awal jam (dikenal di lantai trading sebagai TOTH). Trading TOTH dapat sangat menguntungkan selama pasar sedang bergerak dalam tren jika menggunakan strategi scalp swings.
Trading intraday mengacu pada day trading. Trader intraday biasanya:



Trading dengan sistem swing trading Forex melibatkan penahanan posisi, biasanya selama satu pekan kerja (hingga 5 hari). Swing trading membutuhkan kesabaran sehingga tidak cocok untuk semua orang, tetapi potensi profitnya relatif lebih besar dibandingkan gaya trading lainnya.
Swing trade dalam rentang intraweek biasanya dilakukan pada time frame 4 jam dan lebih cocok untuk trader paruh waktu, misalnya trader yang juga bekerja. Swing trading pada time frame yang lebih tinggi menggunakan grafik harian dan time frame yang lebih tinggi. Sayangnya, semakin lama Anda menahan posisi, semakin besar risikonya.
Dalam swing trading dengan time frame yang lebih tinggi, berita fundamental yang tidak terduga dapat membuat pasar bergerak berlawanan dengan posisi Anda dan menghabiskan seluruh dana di akun Anda. Contohnya, peristiwa Black Swan di Swiss menghabiskan dana di akun banyak trader EUR/CHF jangka panjang dalam hitungan jam.
Secara keseluruhan, kami menyarankan swing trading dalam rentang mingguan karena:
- gaya ini menjadi jalan tengah yang ideal antara trading aktif dan kurang aktif
- Anda dapat mendiversifikasi modal ke beberapa trading dalam seminggu dan memanfaatkan peluang pasar saat ini, tanpa mengikat seluruh dana Anda atau harus terus berada di depan komputer
Namun, alih-alih membatasi pilihan time frame Anda, mari kita lihat semua manfaat yang ditawarkan swing trading secara umum.

Sinyal pada time frame yang lebih tinggi memiliki lebih sedikit noise dibandingkan time frame lainnya. Harga pada H4 juga lebih relevan dalam strategi swing trading. Stop loss untuk strategi swing trading Forex biasanya lebih besar sehingga harga memiliki lebih banyak ruang untuk bergerak selama trading berlangsung. Posisi swing juga tidak terlalu rentan terhadap berita intraday dan pergerakan harga yang berbalik tajam, sehingga Anda dapat mengelolanya dengan cukup mudah jika menerapkan manajemen trading yang tepat.
Trading dalam time frame mingguan memberi Anda lebih banyak waktu untuk menganalisis pasar dan mengambil keputusan trading dengan tenang, tanpa tekanan waktu seperti dalam day trading.
Tahukah Anda bahwa trader dapat memperoleh manfaat dengan menjalankan trading intraday dan swing secara bersamaan? Benar.
Selama jam-jam utama pasar, Anda dapat berfokus pada day trading dan tidak terlalu memperhatikan posisi swing trading Anda. Agar strategi ini berjalan baik, cobalah membuka posisi swing pada malam sebelum pasar utama dibuka.

Seperti yang telah disebutkan, swing trading merupakan time frame trading yang ideal bagi mereka yang bekerja atau tidak bisa/tidak ingin duduk di depan komputer sepanjang hari menatap layar. Swing trading paruh waktu juga dapat menjadi cara yang bagus untuk mempelajari pergerakan harga Forex.
Mempertahankan posisi swing jangka panjang mungkin lebih cocok bagi investor yang tidak aktif di pasar setiap hari atau setiap minggu. Namun, ingatlah bahwa cara ini membuat dana Anda terikat dan dapat menempatkan Anda dalam situasi sulit jika pasar mulai berbalik arah. Dengan swing trading dalam rentang mingguan, dana Anda tidak terikat untuk waktu lama.
Swing trading adalah salah satu gaya trading yang paling mudah dipelajari dan diterapkan—jauh lebih mudah daripada day trading, misalnya. Anda tidak perlu memiliki banyak pengetahuan untuk mulai melakukan swing trading, tetapi Anda perlu memahami cara kerja Forex dan psikologi pasar. Luangkan juga waktu untuk mengamati pasar agar dapat menemukan peluang swing trading terbaik.
Jika Anda belum berpengalaman dalam trading atau tidak punya waktu untuk mencari strategi yang tepat, salin trading para trader profesional secara otomatis dengan layanan Copy Trade!
Sekian ulasan tentang swing trading. Dalam waktu dekat, kami akan membahas sistem swing trading untuk pemula.
Dalam artikel berikutnya, kami akan membahas strategi swing trading Forex yang cocok untuk gaya trading ini. Anda akan belajar swing trading dengan cara yang benar-benar baru!
Tetap ikuti kabar terbaru! Ikuti pembaruan di bagian Edukasi.
- Cara Memanfaatkan Short Selling
- Strategi Trading Forex untuk Sesi Asia
Materi ini tidak memuat dan tidak boleh ditafsirkan sebagai memuat nasihat investasi, rekomendasi investasi, penawaran atau ajakan untuk melakukan transaksi apa pun dalam instrumen keuangan. Sebelum mengambil keputusan investasi, Anda sebaiknya meminta saran dari penasihat keuangan independen untuk memastikan bahwa Anda memahami risikonya.