
Pasar global masih diliputi ketidakpastian saat para trader bersiap menghadapi pengumuman penting dari bank sentral. Berita yang beragam dari Dana Moneter Internasional (IMF) dan China turut memperkuat sikap hati-hati. Yang paling utama, data yang dirilis pada Senin meningkatkan kekhawatiran terhadap pembaruan suku bunga yang bernada hawkish dan menekan sentimen pasar.
Faktor yang sama, bersama imbal hasil yang lemah, menopang pemulihan Dolar AS selama tiga hari berturut-turut. Kondisi ini kemudian menekan mata uang utama dan mata uang Antipodean.
Namun, perlu dicatat bahwa harapan tidak akan terjadi resesi besar dan optimisme terhadap China berupaya mempertahankan optimisme para pelaku pasar. Hal ini kemudian menahan penurunan AUDUSD, yang menjadi barometer risiko. Meski demikian, data Penjualan Ritel Australia yang mengecewakan menekan harga AUDUSD.
Di sisi lain, harga emas mencatat tren turun selama empat hari, begitu pula EURUSD, sementara minyak mentah melanjutkan penurunan dari hari sebelumnya hingga mencapai level terendah dalam lebih dari sepekan.
Sementara itu, mata uang kripto mulai pulih dan sedikit menguat belakangan ini setelah sehari sebelumnya mengalami penurunan terbesar dalam lima pekan.
Berikut pergerakan terbaru aset-aset utama:



Meski IMF merevisi proyeksi pertumbuhannya dan meredakan kekhawatiran akan resesi, lembaga tersebut tetap menyoroti masalah inflasi sehingga upayanya belum sepenuhnya berhasil. PMI China yang menguat juga menunjukkan hal serupa. Indeks tersebut kembali menembus level 50 setelah beberapa bulan, tetapi gagal mendongkrak optimisme pasar. Selain itu, kesiapan pemerintah AS untuk mengakhiri status darurat Covid dan harapan China bahwa gelombang virus akan segera berakhir semestinya mendukung selera risiko, tetapi belum mampu melakukannya. Kekhawatiran menjelang pengumuman bank sentral masih menjadi faktor utama.
Penjualan Ritel Australia mengecewakan dan, bersama pengumuman pinjaman BoJ serta sinyal intervensi pemerintah, memperbesar kekhawatiran pasar. Selain itu, imbal hasil yang lesu dan penutupan Wall Street yang melemah turut memperkuat sentimen risk-off.
Di tengah perkembangan ini, Dolar AS tetap menguat dan harga minyak terus turun, tetapi USDJPY berhasil bergerak berlawanan arah dengan tren.
Di sisi lain, harapan akan kerangka NFT yang lebih jelas bertolak belakang dengan kekhawatiran regulasi, sehingga menguji ketahanan pembeli BTCUSD dan ETHUSD.
Kalender ekonomi semakin padat menjelang langkah besar Fed, ECB, dan BOE. Hari ini, Indeks Sentimen Konsumen CB AS dan Indeks Biaya Ketenagakerjaan yang banyak dipantau akan dicermati untuk mencari tanda-tanda bahwa inflasi mulai mencapai puncaknya. Sementara itu, PDB Jerman yang lemah membuat PDB Uni Eropa, yang biasanya kurang penting, menjadi faktor krusial bagi EURUSD, terutama menjelang keputusan ECB.
Semoga keberuntungan menyertai trading Anda!