Logout
Apakah anda yakin mau keluar?
MTrading Team • 2023-01-12

Dolar AS melemah menjelang data inflasi, pernyataan BoJ menekan USDJPY

Dolar AS melemah menjelang data inflasi, pernyataan BoJ menekan USDJPY

Pasar bergerak datar seperti biasanya menjelang rilis data pada Kamis pagi. Namun, imbal hasil obligasi Treasury AS yang lebih rendah, bersama pernyataan terbaru para pembuat kebijakan Fed yang bernada dovish, menekan Dolar AS.

Faktor yang sama, bersama wacana Bank of Japan akan mengakhiri kebijakan moneter longgar, mendorong penguatan JPY secara luas dan pada gilirannya menekan USDJPY.

Di sisi lain, data inflasi Tiongkok yang lebih kuat dan neraca perdagangan Australia yang positif gagal mendukung AUDUSD dan NZDUSD karena para pembeli menahan diri menjelang rilis data CPI AS yang diperkirakan lebih rendah. Selain itu, USDCAD juga bergerak serupa di tengah pelemahan harga minyak, sementara EURUSD dan GBPUSD masih kesulitan menentukan arah yang jelas.

Di sisi lain, harga emas bertahan menguat di sekitar level tertinggi dalam delapan bulan, tetapi minyak Brent gagal mempertahankan kenaikannya setelah mencatat kenaikan terbesar dalam dua bulan pada hari sebelumnya.

BTCUSD mencatat level tertinggi bulanan, sementara ETHUSD melonjak ke level tertinggi dalam sembilan minggu, di tengah pelemahan dolar AS secara luas dan kelegaan di kalangan trader kripto.

Berikut adalah pergerakan terbaru aset-aset utama:

  • Minyak Brent mengalami jeda aksi beli di level tertinggi dalam sepekan, dengan pergerakan yang cenderung lesu di bawah $83.00.
  • Emas tetap bertahan di level yang lebih kuat, di sekitar level tertinggi dalam delapan bulan, meskipun menghadapi sejumlah hambatan di bawah $1,900.
  • Indeks USD kembali masuk dalam radar penjual dengan mencatat pelemahan tipis di sekitar 103.10.
  • Wall Street ditutup menguat, sementara saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak bervariasi. Namun, saat berita ini ditulis, saham di Eropa dan Inggris bergerak positif.
  • BTCUSD dan ETHUSD tetap menguat di level tertinggi dalam beberapa hari, masing-masing di $18,300 dan $1,400.
Keadaan perdagangan terbaik di industri
Deposit bonus
sehingga 200% Deposit bonus 
sehingga 200%
Spread
dari 0 pip Spread 
dari 0 pip
Penganugerahan platform
Copy Trading Penganugerahan platform 
 Copy Trading
Sertai serta-merta

Semuanya terhadap Dolar AS

Baik keengganan para pembuat kebijakan Fed untuk bersikap hawkish maupun data AS yang belakangan mengecewakan, belum lagi permintaan terhadap aset safe haven yang mereda akibat faktor China, tampaknya sama-sama menekan Dolar AS seiring dominasi sentimen risk-on pada bulan pertama 2023. Sejalan dengan itu, komentar yang lebih hawkish dari para anggota Dewan Gubernur ECB dan wacana untuk mengakhiri kebijakan moneter BoJ yang sangat longgar juga dapat menjadi faktor.

Hal yang sama dapat dianggap menekan imbal hasil obligasi Treasury AS dan mendukung komoditas serta saham, sementara pelaku pasar menantikan data inflasi AS hari ini.

Di sisi lain, CPI China yang lebih kuat gagal mengimbangi rilis PPI negatif lainnya dan tampaknya tidak cukup kuat untuk memperpanjang sentimen positif. Perlu dicatat bahwa data perdagangan Australia yang menggembirakan dan lonjakan izin mendirikan bangunan di Selandia Baru juga tidak mampu mengesankan para optimistis yang bersiap menyambut data penting.

Meski demikian, harga emas menguat seiring aksi beli besar-besaran yang didorong oleh China bersama India, sementara dolar AS yang melemah turut mendukung kenaikan harga emas. Selain itu, harga minyak Brent juga terus naik meski belakangan mencatat pelemahan tipis, di tengah harapan meningkatnya permintaan energi dari Asia.

Mata uang kripto menunjukkan kenaikan tak terduga meski kekhawatiran terkait regulasi masih membayangi. Kenaikan ini mungkin dipicu oleh rasa lega bahwa dampak terburuk dari kegagalan FTX telah berlalu, setidaknya untuk saat ini.

  • Rekomendasi beli kuat: GBPUSD
  • Rekomendasi jual kuat: ETHUSD, USDJPY
  • Beli: USD Index, USDCAD, Nasdaq, EURUSD
  • Jual: DAX, FTSE 100, emas, BTCUSD, AUDUSD

Tidak ada yang lebih penting daripada CPI AS

Meski sejumlah bankir sentral dijadwalkan menyampaikan pidato dan dapat memicu pergerakan signifikan, Indeks Harga Konsumen (CPI) AS untuk Desember akan menjadi faktor penting bagi pasar di tengah pembicaraan tentang kenaikan suku bunga yang lebih ringan dan perubahan arah kebijakan. Jika inflasi AS turun lebih besar dari perkiraan, Dolar AS dapat merosot ke level terendah pada 2022 dan mendorong komoditas serta saham melanjutkan kenaikan terbaru.

Semoga keberuntungan menyertai trading Anda!